Sabtu, 28 November 2015

Pendidikan di Amerika




Sistem Pendidikan di Amerika




                                            Sumber: http://www.education.net.au/category/school/Overseas%20Students/VIC

         
                    Pendidikan di Amerika Serikat (AS) cukup beda dengan pendidikan negara lain. Kalau pendidikan di AS sendiri, pemerintah daerah biasanya mandiri, mengurus sendiri penyusunan kurikulum, pelajaran apa yang diajarkan disekolah hingga biaya pengembangan sekolah. Maka ga perlu heran kalau variasi dari satu sekolah di daerah yang satu dengan daerah yang lain itu bedanya cukup jauh. Mata Pelajaran hingga Aktifitas bisa berbeda di setiap daerah tergantung dari daerahnya masing – masing, (waah, bisa dibilang sesuai kebutuhan pelajarnya ya. Tergantung apa yang mereka butuhkan supaya bisa madiri di daerahnya).
            Disetiap daerah punya sisi yang sama juga seperti adanya sekolah dasar (Elementary / Primary Education), Sekolah Menengah dan Sekolah lanjutan (College / University). Selain itu semua anak di Amerika Serikat sekolah di sekolah Negeri tanpa biaya (alias Gratis, hehe). Sekolah – sekolah swasta yang dasar utamanya agama dan non-sekte pun cukup banyak dan disediakan oleh pemerintah, namun yang berencana belajar di sekolah ini harus bersedia mengeluarkan biaya pendidikan (yang ini ga jauh beda ya sama Pendidikan di Indonesia).
Kalau di Indonesia sendiri, images kita biasa menyebutnya dengan “kelas 1 – 12” untuk pendidikan dasar hingga menengah, kalau di AS mereka biasa menyebut dengan K1 – 12 untuk pendidikan dasar. Tidak semua daerah menggunakan pola yang sama, tapi ada pola umum yang banyak digunakan beberapa daerah, yuk disimak.!


  • ·         Sekolah Dasar (Elementary School) hingga K-5, dilanjutkan dengan Sekolah Menengah (Middle School) K6 hingg K8 lalu akhirnya Sekolah Lanjutan (High Schools) dari K-9 hingga K-12.
  • ·         Sekolah Dasar (Elementary School) hingga K-6, Sekolah Menengah dimulai dari K-7 hingga K-9, atau
  • ·         Sekolah Dasar (Elementary School) hingga K-8, Sekolah lanjutan dari K-9 hingga K-12. (yang ini lucu ya, SDnya 8 tahun.. hehehe)

Di AS sana para orang tua sudah mulai mengajak anak kesekolah di nursery schools / taman bermain (kalao Indonesia bilangnya begitu) sejak usia mereka 2 tahun atau taman kanak kanak di umur 5 tahun kemudian lanjut ke sekolah dasar saat anaknya berumur 6 tahun. (ga jauh beda ya sama Indonesia..hehe). Dan berapa lama mereka di sekolah dasar? Itu tergantung daerahnya masing masing, Coba kembali ke poin – poin di atas, berbeda – beda tapi akhirnya tetap K-12 juga, kan? Sekolah Dasar di AS kebanyakan tipe-nya itu satu guru dalam satu kelas di hampir sepanjang hari. Setelah sekolah dasar, barulah di sekolah menengah mereka biasanya berpindah kelas atau yang biasa kita kenal sebagai moving class. Sudah seperti sistem kelas di perkuliahan, satu anak akan bertemu dengan guru baru dan teman teman baru tergantung mata pelajaran yang diambil. (sudah diajarkan menentukan keputusan sendiri sejak sekolah menengah tampaknya. Cukup mengesankan).
             Di Sekolah Lanjutan berikutnya, kalau kita kembali ke poin di atas semuanya sama ya..dari K-9 sampai K-12, jadi lama mereka duduk di Sekolah Lanjutan (High Schools) itu 4tahun dan disetiap 1tahun ‘status’ mereka berubah ubah loh.. (cukup penting nih buat kita tau). Yang pertama itu freshman, kalau ini ga jauh beda ya sama di Indonesia, kalau baru masuk pasti dibilangnya freshman (orang – orang segar.. hehehe…atau murid baru). Isitilah berikutnya sophomore, hampir belum pernah di gunakan ya di Indonesia, istilah ini diberikan kepada mereka yang ada di tahun kedua. Setelah melewati masa sophomore mereka akan menjadi seorang Junior, istilah untuk mereka di tahun ketiga. Dan yang terakhir, setelah Junior pastilah Senior, istilah untuk mereka yang ada di tingkat akhir.
               Siswa Senior di Amerika Serikat diwajibkan untuk mendapatkan mata pelajaran yang mulai beragam dan pada mata pelajaran baru di kelas Senior mereka harus meraih sejumlah poin agar mereka bisa lulus dari sekolahnya dan diberikan gelar High School Diploma karena ternyata di Amerika Serikat sendiri, tidak ada yang namanya final test atau kalau di Indonesia mungkin namanya Ujian Nasional. 

Sumber: 

Sejarah Jam Tangan



Sejarah Singkat Jam Tangan

What time is it? Buat mengetahuinya, kamu cukup melihat jam di pergelangan tangan kiri atau tangan. Tapi, pernah nggak terbayang olehmu bagaimana orang-orang dulu mengetahui waktu?

Ternyata jam mengalami perkembangan dari masa ke masa, dari awal ditemukan hingga kini menjadi aksesoris yang trendy.

Tahukah kamu?

Kata jam telah digunakan pada abad ke-14 sekitar 700 tahun yang lalu, yang berasal dari bahasa latin yaitu 'clocca'.
           
               Sumber:http://indonesiaindonesia.com/f/87277-jam-matahari/

Jam tertua yang disebut jam sundial atau jam matahari. Pertama kali digunakan sekitar 3.500 sebelum masehi. Jam ini menunjukan waktu berdasarkan letak matahari, dengan cara memanfaatkan bayangan yang menimpa permukaan datar yang kemudian ditandai dengan jam-jam dalam satu hari.
                Sumber: http://id.aliexpress.com/popular/sand-hour.html
Orang Mesir sekitar 5.000-6.000 tahun yang lalu mengukur waktu dan membuat kalender dengan menggunakan obelisk.
                Sumber: http://giveme11.blogspot.co.id/2015/03/sejarah-jam-tangan-dan-perkembangannya.html

Jam pasir muncul sekitar 1400SM, berdasarkan peninggalan yang ditemukan di kuburan Amenhoterp I, peninggalannya berupa bejana kecil berisi air yang memiliki lubang di bagian bawahnya yang berfungsi meneteskan air.
Jam air ditemukan di Mesir dan diberi nama clepsydra (kleph-sur-druh), pada tahun 1400SM.
Lalu, di Al-jaziri (1136-1206) dibuat jam air yang berbentuk gajah dan bisa menghasilkan suara di tiap jam.

                                               Sumber: http://www.gadis.co.id/info-gaya/sejarah+jam+tangan

Pada tahun 1950-an dibuat jam digital oleh The Hamilton Watch Co of Lancaster, Pennsylvania, sebagai perusahaan yang pertama kali membuat jam elektrik/digital.

Sumber: